Tahapan dalam bisnis trading seorang trader

10 02 2008

Saya mendapat istilah-istilah ini ketika asyik belajar mengenai konsep-konsep dalam trading ketika dulu baru mulai berurusan dengan dunia satu ini. Intinya adalah tahapan-tahapan yang umumnya, saya bilang umumnya lho ya, dilewati oleh seseorang yang melakukan trading sebagai salah satu mata pencaharian mereka.

Tahap 1 – Unconscious Incompetence / Tidak sadar bahwa tidak mampu

Pada tahap-tahap awal, seseorang calon trader (kita sebut X dari sekarang) memasuki dunia trading umumnya karena mengenal atau mengetahui seseorang yang terlibat dalam bisnis ini dan mendapatkan cukup margin dari trading tersebut. Setelah melalui sebuah percakapan singkat, menarik sebuah kesimpulan trading adalah sebuah bisnis yang sederhana, dimana hanya diperlukan untuk membeli pada harga murah dan menjual lagi ketika harga tinggi.

X kemudian mulai melakukan riset singkat, melakukan simulasi dengan fitur-fitur simulasi yang diberikan oleh para broker dengan angan-angan akan menggandakan dana virtualnya dalam waktu singkat. Apabila disini X berhasil dia akan lanjut dengan mulai memasukkan dana nyata dan membuat sebuah akun untuk trading, dan pada saat inilah kenyataan berbalik 180 derajat, kondisi pasar berubah begitu drastis setiap kali deal dilakukan, harga naik ketika diprediksi akan turun dan harga justru malah turun begitu diprediksi untuk naik.

Pada bagian akhir tahap ini, X akan menyadari bahwa dirinya tidak mampu (incompetence) dalam melakukan trading, X akan mengevaluasi dirinya sendiri, dan apabila dia siap, akan melangkah ke tahap ke 2, apabila tidak X akan berhenti dari dunia ini. Lebih dari 70% trader berhenti di tahap ini.

Tahap 2 – Conscious Incompetence / Kesadaran akan ketidak mampuan

Belajar, adalah langkah awal yang dilakukan pada fase ini. Disini X akan mulai mengenal lebih dalam tentang tujuan kenapa harus mengetahui titik support dan resistance, bagaimana pengaruh pivot pada trend, apa itu morning star, hammer, engulfing, harami dan pola-pola lilin jepang lainnya serta emosi apa yang terbentuk darinya terhadap pergerakan harga di market.

X akan mulai bergabung dalam kelompok-kelompok trading, entah itu mulai dengan mengenal lebih dekat orang-orang yang telah terjun di dunia itu sebelumnya atau sekedar bergabung dalam komunitas milis trading yang ada dan menyanyakan hal-hal yang bersifat mendasar. Mencoba beberapa bahkan mungkin puluhan indikator dengan aneka sistem yang ada untuk mendapatkan “the holy grail system”, yang sayangnya, tidak dan tidak akan pernah ada.

Melakukan papertrading, atau trading secara simulasi, adalah titik akhir dari fase ini, semakin lama seorang trader berada pada fase ini, semakin matang dia berada pada fase-fase sebelumnya. Sayangnya sedikit sekali yang bisa berhasil lolos dari sini, sebagian akan lebih banyak berhenti atau malah akan kembali lagi ke fase 1

Tahap 3 – Englighment / Pencerahan

Ok, X sudah mempelajari ilmu yang dia dapat pada fase 2, ini dia waktunya beraksi di dunia nyata. Sebuah akun real pun disetup, dan trading real-pun dilakukan. Berbeda dengan fase 1, pada fase ini trading yang dilakukan oleh X lebih teratur, ada tujuan-tujuan yang akan dia capai. Kalah adalah hal yang biasa, dan itu bisa dipahami oleh X, selama itu masih dalam toleransi yang wajar.

Ini adalah titik, dimana terjadi pencerahan pada kemampuan trading X. titik dimana dia akan mendapat break even poin dari investasi pembelajaran yang dilakukan pada 2 tahap sebelumnya. X menyadari bagaimana dia hanya mampu meresikokan kurang dari 2% margin yang dimiliki untuk trading, dan bertambah seiring berjalannya waktu sampai pada suatu titik aman tertentu. X juga belajar untuk lebih tidak serakah dan ambisius dalam trading, mencoba untuk mengatur trading secara terarah.

Emosi trading dan psikologi market adalah buku-buku yang lebih banyak dipelajari oleh X saat ini. Berusaha untuk lebih menekan emosi, lebih mengontrol diri dan mendekatkan diri secara spiritual untuk mendapatkan kepasrahan yang dominan menjadi salah satu target yang harus bisa dicapai oleh X untuk bisa melangkah ke fase berikutnya

Tahap 4 – Conscious competence / Kesadaran akan kemampuan

Dalam tahap ini, semua ilmu telah dipelajari oleh X. Dia telah menjadi pusat perhatian dalam trading. Mulai menularkan ilmu yang dimilikinya kepada yang lain. X akan tersenyum menyadari bagaimana dia bisa mendapatkan profit hanya dengan 3 buah indikator moving average sederhana tanpa aneka garis-garis berwarna warni yang menghiasi chart emiten yang dianalisanya. X akan tersenyum, ketika dia mulai berkata bahwa hanya resikokan kurang dari 5% margin anda untuk trading kepada trader lain, dan melihat bagaimana trader tersebut tidak melakukannya dan mengingatkan pada apa yang dia lakukan dulu.

X akan menyadari bahwa keberhasilan trading tidak lebih hanya didominasi oleh konsistensi, kesabaran dan pengontrolan emosi. Riset menyatakan hanya 6% trader yang mampu menembus ke fase ini.

Tahap 5 – Inconscious incompetence / Ketidaksadaran akan kemampuan

Ini adalah fase yang diharapkan oleh semua trader, fase dimana dia bisa memposisikan dirinya bagaimanapun kondisi market berada. Profit akan didapatkan ketika trend naik, untung pun tak akan lari ketika tren turun. Disini trader akan menjadi champion dari semua champion, mampu untuk mendapatkan segala kemewahan yang diinginkan. Menjadi nara sumber dalam segala kegiatan trading, menulis buku-buku best-seller tentang sari-sari ilmu yang dia dapatkan yang sesungguhnya adalah hal-hal yang sangat sederhana.

Orang-orang akan berebut untuk dekat dan belajar dari trader di fase ini, bahkan tidak sedikit yang rela keuangannya dimanage oleh trader-trader tersebut.

Pada tahap ini, seorang trader bisa dengan lantang berkata “Saya berhasil di bisnis ini !”,  sayangnya riset berkata hanya 3% trader yang bisa melangkah ke fase ini.

Pertanyaannya sekarang, apabila anda bergelut di dunia trading atau akan memasuki dunia tersebut, sampai tahap mana anda sanggup bertahan ? dan di tahap mana posisi anda sekarang ?

Salam trading …


Aksi

Information

6 responses

28 02 2008
5 03 2008
jay

Saya ingin tahu bagaimana mulai dari 0 untuk menjadi trading disini ( modal , skill, ijazah, atau tempat kerja yang bisa saya pelajari )

23 10 2010
raditya

saya pengen belajar trading… setelah baca artikel anda ini trus langkah saya sebaiknya gimana??

2 12 2011
joko disini saja

bisnis ini susah nggak sih ?
trus modal awalnya berapa ?

24 03 2012
bwids

sippp

17 09 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: