Perang dan pertumbuhan ekonomi US

13 01 2008

Bagi para trader komoditas berjangka pasti sangat paham bahwa kondisi ekonomi USA, semakin lama semakin merosot, bahkan sebenarnya sudah dimulai dari satu dekade yang lalu. Semakin berkurangnya stok mineral dan energi yang dimiliki USA, permasalah pada kredit, perumahan, industri dan ketenagakerjaan, dan disisi lain justru bergesernya tren ekonomi ke pola berpikir Eropa dengan Uni-Eropanya dan kebangkitan Asia, tak dipungkiri lagi melorotkan begitu banyak nilai yang dimiliki negara adikuasa tersebut.

Oke, lalu apa pengaruhnya dengan perang ? ini sebuah analisa dari saya.

Salah satu faktor untuk memperkuat ekonomi adalah dengan memperbaiki sektor industri sebuah negara. Di US, dikenal 2 macam kelompok besar Industri, Farm/pertanian dan Non-Farm/non-pertanian, industri non-pertanian adalah salah satu industri yang paling merosot, kenapa ? banyak hal, semakin tingginya harga dasar dan biaya produksi, berkurangnya daya beli masyarakat, semakin tidak adanya lahan dan kapital untuk pengembangan baru, dan lain-lain.

Oke, sekarang mari kita lihat industri non pertanian yang memberi kontribusi terbesar kepada Paman Sam:

Konstruksi, hehehe, dulu ini adalah salah satu industri favorit di US, tapi sekarang😛, suku bunga yang begitu tinggi menyebabkan harga jual properti baru begitu tinggi dan menurunkan daya beli masyarakat, walhasil, pengembangan di usaha ini menjadi turun.

Otomotif, Amerika adalah salah satu negara yang cukup diuntungkan dengan dunia otomotif, jumlah penduduk terbesar ke-3 dunia, membuat kebutuhan terhadap kendaraan dan suku cadangnya menjadi salah satu asset negara. GMC dan Ford Motor adalah salah satu pemain utama usaha ini di US dan dunia, tapi akhir-akhir ini, tren berubah, industri otomotif lebih di-dominasi oleh negara-negara Asia seperti Jepang dan Korea, peminat mobil-mobil kelas tinggi pun juga lebih  menggemari kendaraan Eropa dibanding keluaran perusahaan otomotif Amerika.

Alat berat, pertumbuhan industri ini sangat bergantung pada pertumbuhan industri konstruksi dalam negeri US, jadi karena kontruksi turun. Maka industri ini juga turun. Bagaimana dengan kebutuhan konstruksi dunia, mengingat CAT adalah salah satu player alat berat berskala internasional. Memang CAT saat ini lebih berkonsentrasi pada penjualan alat berat dan sparepartnya di luar US, tapi apa yang terjadi, instead of using USD yang sangat rapuh, CAT lebih memilih menggunakan EUR sebagai mata uang perdagangan mereka.🙂

Nah kalau 3 industri tersebut tidak bertumbuh, bagaimana US menggerakan dongkrak terhadap industri non pertanian mereka …. ternyata masih ada satu industri lagi lho …

Senjata, yep, senjata …. US dan USSR adalah dua kiblat persenjataan dunia, mulai dari senjata kelas genggam seperti pisau, pistol, senapan, senjata mesin hingga artileri kelas berat dan pesawat tempur. Pendapatan US dari persenjataan didapat selain dari tentunya juga penjualan senjata juga adalah sparepart dari persenjataan tersebut.

Ketika terjadi Invasi terhadap Irak, US memang mengalami biaya yang sangat besar harus dikeluarkan untuk perang, tapi jangan salah, cukup banyak juga pemasukan yang diterima pengusaha-pengusaha US, dan mostly adalah republican, dari pembelian senjata, baik itu oleh kebutuhan US sendiri atau dari para sekutu.

Jadi, silahkan tarik benang merah sendiri apa relasi antara perang dengan pertumbuhan ekonomi US


Aksi

Information

5 responses

23 01 2008
zakiatul hidayati

karena industri non pertanian yang lain pada turun semua… jadi amerika mo menggenjot pertumbuhan ekonominya melalui industri senjata ya?

berusaha mencari keuntungan ditengah kesusahan orang… walah walah…

26 02 2008
b8189uv

zakia: wah ibu hrd, piye kabare ? hehehe, well that’s just my thesis ya, coba aja dirunut, dulu waktu irak belum perang sama US, sapa yg jadi supporter nomor 1 irak buat ngelawan iran. eh giliran dah ada tanda-tanda damai, malah kasih bisikan ke Irak, “he Irak, kuwait tuh nyolong minyak ente, ngebor miring mereka”, sambil pamer foto via satelit-nya😀

sebenarnya, aku sendiri melihat ini lebih kearah how & where the money run, sebuah negara, dimanapun selalu dikuasai oleh orang** kaya bukannya para petinggi (atau petinggi tersebutlah orang kayanya hehehehe), dan bagaimanapun caranya mereka akan menjaga eksistensi kuasa mereka, eventough itu harus perang.

4 03 2008
Khaidar

waktu perang, perusahaan2 senjata dpt duit dari hasil menjual senjata…

setelah perang, perusahaan2 kek halliburton dpt duit dari proyek2 rekonstruksi…

abis itu, giliran perusahaan2 minyak. dpt duit lagi deh…

5 03 2008
b8189uv

khaidar: jadi inget dulu waktu pelajarab sosiologi sejarah, ada kelompok borjuis dan ploretar, dan bgmn kelompok borjuis ini mengatur ritme setiap aspek kehidupan sebuah negara, mulai dari ekonomi, politik, sosial bahkan keagamaan😦

5 03 2008
jay

aduh2 pusing nih mau blajar ekonomi kok jadi belajar perang, apa hubunganya dengan trder2 di indo klo gitu, yang simple2 aja dah asia dolo aja jgn ke amerika. Ingat kesadaran akan ketidak mapuan . ahuahuahuahuuah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: