Bulan dan bintang

3 01 2008

“Wuahhh ….”, siang-siang gini, ngantuks banget yo, apalagi sambil dengerin lagu-lagu slow dari Yahoo!PodCast malah jadi buat mata ini semakin siyip-siyip kalau orang jawa bilang. Dari meja kerja, coba lihat view diluar biar semangat. Pas lihat masjid, jadi perhatiin kubahnya, warnanya putih dan ada simbol bulan dan bintang-nya, dan anehnya memang sebagian besar masjid yang pernah saya lihat kebanyakan ada simbol bulan dan bintang.

Sebenarnya dari mana sih simbol bulan dan bintang ini ? apakah memang pada jaman Rasulullah SAW pernah menggunakan simbol ini ? kenapa tidak matahari, secara matahari jauh lebih terang dan sepertinya kan lebih bermanfaat daripada bulan🙂

Dalam sebuah literatur yang saya baca (dan inilah jeleknya saya, selalu lupa darimana literatur tersebut saya baca), simbol bulan bintang sendiri sebenarnya baru dipakai oleh umat muslim beberapa ratus tahun setelah jaman kenabian. Sang Nabi sendiri, lebih sering menggunakan bendera warna hijau polos sebagai penanda rombongan beliau, termasuk juga untuk armada perang.

Penggunaan bulan dan bintang sendiri sebenarnya adalah simbol dari Byzantium (Konstantinopel) yang kemudian dalam perjalanannya ditaklukan oleh muslim Turki, dan olek kekaisaran Ottoman, simbol bulan dan bintang inipun diadopsi sebagai bendera kebangsaan mereka, dan karena kekuasaan Ottoman adalah salah satu kerajaan Islam terbesar waktu itu, maka secara tidak langsung ikut juga mengekspos simbol Bulan dan Bintang ini sebagai salah satu bentuk simbol yang sering dipakai oleh Islam.

Kenapa ini penting ? dalam sebuah site yang saya temukan, Allah is Moon God, menyatakan bahwa Allah SWT, sebenarnya adalah Dewa Bulan dari bangsa pagan-arab. Asumsi tersebut, muncul karena banyaknya simbol Bulan dan bintang dalam Islam modern. Juga banyaknya literatur bangsa arab pra kenabian, yang menggunakan simbol bulan dan bintang. Padahal kalau diteliti lebih lanjut sebenarnya simbol-simbol tersebut berasal dari bangsa Syiria/Persia yang secara geografis sangat jauh dengan kota suci Makkah pada masa itu.

Semoga keterangan diatas bisa menjawab masalah dewa bulan tersebut.

Selamat melihat bulan dan bintang …..

Link terkait:

http://islam.about.com/od/history/a/crescent_moon.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Flag_of_Ottoman_Empire


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: