Arus balik mudik keluarga kami cukup melegakan dibanding waktu berangkat dari Jakarta, hanya perlu 15 jam menempuh Ngawi ke Jakarta, dibanding 32 jam pertama perjalanan dari Jakarta ke Surabaya
, perserta mudik tetap 5 orang, hanya saja kali ini bukan yangkung yang melengkapi selain full keluarga kami, tetapi tante Eji, adik bunda nomer 2
Dimulai dari Ngawi sekitar jam 10 pagi, ngisi bensin sebentar di Sragen, lalu memotong jalan via Gemolong langsung ke Salatiga, jalur Sragen – Gemolong – Salatiga ini merupakan kali pertama kami melalui jalur ini, lumayan lebih singkat, menghemat 2 jam perjalanan, apalagi pas kondisi macet di Solo dan sekitarnya. Tapi kalau kondisi mobil anda tidak terlalu bagus, jangan coba melalui jalur ini, secara jalannya sempit, berkelok** dan lumayan curam tanjakkannya
Istirahat siang plus rapelan sholat Dhuhur dan Ashar kami lakukan di Ungaran, tepatnya di depot sate sapi P’ Kempleng 3, yg memang sudah jadi target utama pitstop 1 pertama kami yg sudah ditentukan oleh bunda sejak dari Ngawi.
Perjalanan setelahnya relatif lancar, berhenti bbrp kali untuk numpang pipis, isi bensin lagi di sekitar Cirebon, dan numpang bobo sebentar di KM62 Tol Cikampek










[...] Read original post at http://b8189uv.wordpress.com/2008/10/12/catatan-mudik-2008-2-the-return/ [...]